Monday, July 4th, 2005
The Power of Laugh
Setiap manusia pasti merindukan
adanya tawa di setiap kesempatan. Tawa membuat mereka memberikan perhatian
lebih kepada objek yang membuat mereka tertawa. Bahkan lebih dahsyat lagi, tawa
dapat menimbulkan cinta. Cinta ialah suatu kekuatan yang dapat memberikan suatu
semangat dan antusiasme yang luar biasa dari seseorang terhadap yang
dicintainya itu.
Sebaliknya ketika dan di mana
tertawa itu dilarang, manusia akan kehilangan ketertarikan dalam hati, mungkin
saja mengalihkan motivasi ketertarikan itu kepada alasan lain seperti uang atau
hal lain yang menurut dia lebih nyaman. Ketika ketertarikan hilang, semangat
pun otomatis hilang. Ketika ketertarikan berubah alasan, sikap pun akan
berubah.
Lucu diidentikan dengan sesuatu
yang ‘baru’, ‘pintar’, dan atau ‘unik’. Kenapa saya bahas tentang lucu? Karena
alasan orang tertawa ialah karena lucu. Kelucuan tidak harus diciptakan oleh
professional. Setiap orang pada dasarnya memiliki kemampuan untuk membuat orang
lain tertawa. Saya menyebutnya Funny
Intelligence.
Teman, tertawa ialah saat-saat yang
paling menyenangkan dalam hidup kita. Kalau hari ini di tempat ini kita masih
bisa tertawa, tertawalah… Karena akan tiba saatnya tersenyum pun akan menjadi
terasa sangat berat.
Fakta-fakta
dari tertawa :
1. Manusia
mulai tertawa dari umur 4 bulan.
2. Tikus,
simpanse, dan anjing pun bisa tertawa.
3. Anak-anak tertawa sekitar 400 kali sehari, orang dewasa 15 kali sehari.
“ Tertawa ialah hal yang serius namun banyak orang menganggapnya hal
yang sepele”
“ Laughing is a serious
thing but many people look down on it”