1000 Mg of Vitamin C : Minuman Sehat ?
Sunday, July 30th, 2006Kenapa ya,
akhir-akhir ini produsen senang sekali memberi dosis tinggi? Supaya harganya
lebih mahal? Supaya konsumen tertarik? Supaya kelihatan ‘peduli’ pada
kesehatan?
Dari
"Mengandung DHA paling tinggi" sampai "Vitamin C dosis
tinggi" atau "Minum sekarang, untuk nanti" (atau semacam
itulah.. emang vitamin & mineral bisa ditabung gituh?), produsen berusaha
bilang ke objek iklannya bahwa mereka membutuhkan produk dengan zat tertentu
yang konsentrasinya tinggi. Setahu saya, -dan dibenarkan oleh prof. Sri
Rahardjo dari UGM- yang namanya nutrisi
tidak bisa ditabung, apalagi mikronutrien seperti vitamin dan
mineral. Kedua mahluk ini dibutuhkan dalam jumlah kecil setiap harinya, dalam
artian asupannya bersifat wajib setiap
hari dalam dosis yang sesuai
dengan yang dibutuhkan (sebab kelebihannya akan dibuang).
Paling gencar
adalah iklan suplemen vitamin C dan kalsium (so far begitu sih, walaupun
penasaran juga dengan iklan "Vitamin otak" yang entah binatang
nutrisi apa yang dimaksud, saya belum tahu). Dosis konsumsi vitamin C adalah 90 mg/hari (untuk laki-laki berusia lebih dari 18
thn); 75 mg/hari (untuk
perempuan berusia
lebih dari 18 thn); 85 mg/hari
(untuk ibu hamil
berusia lebih dari 18 thn); 120
mg/hari (untuk ibu
menyusui berusia lebih dari 18 thn). Jadi kebutuhan vitamin C paling tinggi adalah pada ibu
menyusui, sebesar 120 mg/hari.
Dan apa yang
kita saksikan di iklan hampir setiap hari? "One thousand miligrams of vitamin
C", says Amelia Vega, "Vitamin C 1000 mg, agar tak mudah sakit",
kata iklan lain. Hampir 10 kali
lipat dari kebutuhan ibu menyusui! Lalu, kemana sisa vitamin C
yang tidak terserap? Tentu saja keluar lagi dalam bentuk larutan (alias
terlarut dalam air), which is keringat
dannnn… pipis!!!
So what? So… pipis anda-anda sekalian yang
mengkonsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi ini berharga mahal, sodara-sodara!
Anda hanya mengambil
10% manfaat dari uang yang anda bayar untuk suplemen ini, dan membuang 90%-nya di toilet. Saya termasuk
orang yang percaya kalau sesuatu yang berlebihan, apapun itu tidaklah baik. Entahlah
bagaimana dengan anda? AND WHAT ARE YOU DOING
EXACTLY? Tidak efisien dan tidak efektif!
Beberapa iklan sempat saya cemooh, karena
menawarkan sesuatu yang ‘instant‘
tapi tampak bodoh untuk saya. Contohnya ya iklan vitamin C ini. Lebih baik
mengkonsumsi buah-buahan
kaya vitamin (yang isinya tidak hanya vitamin C thok!) setiap hari,
daripada minum suplemen vitamin C dosis tinggi tapi kadang-kadang atau hanya
menjelang/saat sakit saja. Percuma, toh terbuang 90%. Padahal dari buah-buahan
kita dapat serat, vitamin lain (misalnya vitamin A di
kulit apel), mineral
(misalnya kalium di pisang), rasa enak
(enakan mana sih, suplemen sama jeruk segar?), dan pelatihan pencernaan (eits jangan
salah! kalau jarang dipake, pencernaan -mulai dari gigi sampai usus- bisa jadi
malas lho!).
Diantara kegunaan suplemen vitamin C
adalah : 1) mengobati kekurangan vitamin C (scurvy,
scorbut) [grade A; Strong scientific
evidence for this use], 2) pencegahan flu (cold) hingga 50% dalam lingkungan
ekstrim (sub-arktik, pelari maraton, pemain ski) [grade B; Good scientific evidence for this use], 3)
memperbaiki penyerapan zat besi [grade B]. Di luar itu, pencegahan dan
pengobatan flu secara umum (maksudnya untuk orang-orang dalam kondisi normal)
termasuk dalam grade D (it
may not work). Lengkapnya bisa
dilihat di sini.
TIDAK ADA keuntungan yang konsisten dari
vitamin C yang diberikan pada penderita kanker stadium lanjut. Bahkan, vitamin
C dosis tinggi dapat memberikan dampak yang berlawanan.
Dosis oral (diminum) yang tinggi dapat
menyebabkan diare. Sedangkan
dosis tinggi yang diberikan lewat infus
(intravenous) menyebabkan gagal ginjal akibat penyumbatan oleh
kristal oksalat.
Walaupun fakta
ini sudah gamblang dinyatakan, mengapa masih banyak orang yang ‘bersaksi’ bahwa
vitamin C dosis tinggi berguna dan banyak membantu?
Vitamin C
memberikan efek antihistamin.
Sedangkan histamin
-dalam konsentrasi berbeda-beda- hampir selalu dilepas dalam saluran pernafasan sebagai reaksi serupa-alergi terhadap selesma. Sehingga yang
dirasakan oleh penderita selesma (atau flu) adalah perbaikan yang ‘palsu’
Vitamin C
dosis 1 - 5 gram per
hari meningkatkan laju
pertumbuhan kanker pada manusia. Namun pertumbuhan kanker terhambat pada dosis 100 gram per hari, mendekati dosis mematikan.
Masih berpikir
bahwa semakin besar dosis vitamin maka akan semakin besar manfaatnya? Saya
harap tidak.
- Tulisan diambil dari http://lita.inirumahku.com
dan diedit seperlunya -
